Pahami teman-teman difabel di tempat kerjamu dengan baik

Pahami teman-teman difabel di tempat kerjamu dengan baik

Pada akhirnya kamu merasa sangat nyaman dengan karirmu saat ini dikarenakan lingkungan yang begitu bersahabat. Kamu merasa harus melakukan beragam cara untuk mempertahankannya jika terjadi hal-hal yang mengancam. Di lingkungan kerja yang sangat kompetitif, karyawan dituntut untuk memliki kemampuan adaptasi dengan baik, termasuk berkomunikasi dengan teman kerja dengan baik. Kemampuan untuk berkomunikasi inilah yang seringkali tidak dipersiapkan banyak kandidat sebelum masuk dunia kerja. Padahal, perusahaan terkemuka dengan budaya yang sangat dinamis, cenderung memiliki tingkat keragaman yang lebih tinggi. Bahkan juga memungkinkan untuk memilki teman kerja penyandang disabilitas. Berkomunikasi dengan beragam individu tentu memiliki cara yang beragam pula.

Sangat menguntungkan jika memiliki karyawan yang dapat danberkomunikasi dengan baik. Dengan komunikasi yang baik, sebuah tim dapat melakukan upaya secara bersama-sama untuk mencapai target yang lebih besar. Sebaliknya, tentu akan lebih sulit untuk mengharapkan target yang besar dengan kondisi tim yang kurang bagus dalam komunikasi antar individu. Dalam hal ini, sangat menguntungkan jika dapat berkomunikasi dengan siapapun dengan beragam latar belakang. Sehingga, memahami cara berkomunikasi dengan individu seperti para disabilitas, adalah sesuatu yang sangat diperlukan. Alasannya, banyak hal-hal tertentu yang perlu diperhatikan ketika berkomunikasi dengan para penyandang disabilitas. Tanpa mengetahui hal-hal tersebut, sulit untuk berkomunikasi secara efektif.

Misalnya, dalam upaya untuk menciptakan komunikasi yang baik, penyandang disabilitas digolongkan dalam beberapa macam, diantaranya penyandang disabilitas umum, disabilitas belajar, disabilitas mental, dan disabilitas pendengaran. Masing-masing memerlukan perlakuan atau cara berkomunikasi yang berbeda-beda. Sebagai contoh, ketika berkomunikasi dengan penyandang disabilitas belajar, perlakukan mereka seperti seusianya. Jika mereka usianya tergolong dewasa, perlakukan mereka secara dewasa pula.

Ulangi informasi beberapa kali dengan bahasa yang umum. Dalam pengulangan tersebut gunakan perubahan kata meskipun dengan makna yang sama. Jika memungkinkan, sediakan petunjuk tertulis kemudian terangkan secara lisan. Beberapa orang mungkin merasa agak sedikit kurang nyaman dengan alur seperti ini dikarenakan butuh upaya ekstra untuk melakukannya. Namun, agar misi atau target tim tercapai menjaga komunikasi dengan seluruh anggota menjadi sangat penting.

Comments are closed.